Aplikasi
Untuk memanaskan hampir semua jenis cairan atau material kental, termasuk asam, air, oli sintetis, dan oli pelumas, serta udara, gas, uap, atau padatan bertitik leleh rendah.
Konstruksi
Elemen standar terdiri atas kawat resistansi nikel-krom 80/20 yang terhubung ke pin terminal dan diposisikan di tengah tabung logam. Tabung tersebut diisi dengan magnesium oksida bermutu tinggi dan dipadatkan untuk memastikan perpindahan panas yang cepat. Pin terminal membentuk bagian elemen yang tidak dipanaskan sekaligus susunan terminalnya. Pin tersebut diisolasi dari tabung logam menggunakan busing keramik. Nilai kilowatt dan tegangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap aplikasi.


Bagaimana memilih material yang tepat untuk tubular heater?

COPPER
Untuk memanaskan air bersih yang bebas dari klorin atau bahan kimia agresif lainnya. Elemen tembaga dapat dilapisi nikel guna memberikan perlindungan pada aplikasi tertentu. Suhu maksimum selubung di dalam air 180 C.

INCOLOY 800 / 840
Paduan nikel-krom yang digunakan untuk memanaskan cairan yang memerlukan ketahanan terhadap korosi tegangan. Suhu maksimum selubung 850 C

STAINLESS STEEL 304
Untuk memanaskan gas yang berpotensi menimbulkan oksidasi atau korosi. Pemilihan bergantung pada media yang dipanaskan dan kondisi operasi. Suhu maksimum selubung 750 C

STAINLESS STEEL 316
Untuk memanaskan cairan agresif yang berpotensi menimbulkan korosi. Pemilihan bergantung pada media yang dipanaskan dan kondisi operasi. Suhu maksimum selubung 750 C

TITANIUM
Untuk memanaskan cairan agresif ketika material selubung logam lainnya tidak memiliki ketahanan korosi yang dibutuhkan. Pemilihan bergantung pada komposisi kimia media yang dipanaskan. Suhu maksimum selubung 500 C.
STRAIGHT LENGTH TUBULAR ELEMENTS



